Sabtu, 02 Juni 2012

TUGAS PBW (MODUL 6 MATEMATIKA KELAS XI IPA)



M A T E M A T I K A
MODUL  6

 

MATERI POKOK
T U R U N A N

KELAS  :  XI IPA

SEMESTER  :  2 (DUA)



OLEH :

ENDRAWITA
NIM. 1104002
Blog: endrawita.blogspot.com
Email: witaendra@yahoo.co.id



SMA NEGERI 4 KERINCI
KECAMATAN SIULAK
KABUPATEN KERINCI
2012



TURUNAN FUNGSI


PENGANTAR :
Modul ini kami susun sebagai salah satu sumber belajar untuk siswa agar dapat dipelajari dengan lebih mudah. Kami menyajikan materi dalam modul ini berusaha mengacu pada pendekatan kontekstual dengan diharapkan matematika akan makin terasa kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

STANDAR KOMPETENSI    : 6. Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi
                                                          dalam pemecahan masalah.

KOMPETENSI DASAR         : 6.1 Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam 
                                                            perhitungan turunan fungsi
                                                    6.2 Menggunakan turunan untuk menentukan   
                                                            karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah
                                                    6.3 Merancang model matematika dari masalah yang
                                                            berkaitan dengan ekstrim fungsi
                                                    6.4 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang
                                                           berkaitan dengan ekstrim fungsi dan penafsirannya

INDIKATOR                       :     
1.      Menghitung turunan fungsi dengan menggunakan  definisi turunan.
2.      Menentukan turunan suatu fungsi di satu titik tertentu.
3.      Menentukan laju perubahan nilai fungsi terhadap variabel bebasnya.
4.      Menentukan turunan fungsi aljabar dan     trigonometri.
5.      Menentukan turunan fungsi komposisi dengan aturan rantai.
6.      Menentukan persamaan garis singgung pada suatu kurva.       
7.      Mengerjakan soal dengan baik yang berkaitan dengan cara menghitung turunan fungsi dengan menggunakan definisi turunan, menggunakan teorema-teorema umum turunan untuk menghitung limit fungsi aljabar dan trigonometri di suatu titik dan tak hingga,  cara menghitung turunan fungsi komposisi dengan aturan rantai, dan menentukan persamaan garis singgung pada kurva di suatu titik.
8.      Menentukan selang dimana suatu fungsi naik atau turun.
9.      Menentukan titik stasioner suatu fungsi beserta jenis ekstrimnya.
10.  Mensketsa grafik fungsi.
11.  Menggunakan turunan dalam perhitungan kecepatan dan percepatan.
12.  Menentukan limit fungsi bentuk tak tentu.
13.  Mengerjakan soal dengan baik yang berisi materi yang berkaitan dengan cara menentukan selang dimana fungsi naik atau turun, menentukan titik stasioner dan jenisnya, mensketsa grafiknya, dan cara penggunaan turunan dalam menghitung kecapatan, percepatan, limit fungsi bentuk tak tentu  dan lainnya .
14.  Menentukan penyelesaian dari model matematika yang berkaitan dengan masalah maksimum dan minimum.
15.  Mengerjakan soal dengan baik yang   berisi materi berkaitan dengan cara menyelesaikan masalah maksimum dan minimum jika fungsinya diketahui dan tidak diketahui.

TUJUAN PEMBELAJARAN :  
          a.  Peserta didik dapat menghitung turunan fungsi dengan menggunakan definisi turunan. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
         b.   Peserta didik dapat menentukan turunan suatu fungsi di satu titik tertentu. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
         c.   Peserta didik dapat menentukan laju perubahan nilai fungsi terhadap variabel bebasnya. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
         d.   Peserta didik dapat menentukan turunan fungsi aljabar dan trigonometri. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
         e.   Peserta didik dapat menentukan turunan fungsi komposisi dengan aturan rantai. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
         f.    Peserta didik dapat menentukan persamaan garis singgung pada suatu kurva. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
         g.   Peserta didik dapat menentukan selang dimana suatu fungsi naik atau turun. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
         h.   Peserta didik dapat menentukan titik stasioner suatu fungsi beserta jenis ekstrimnya. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);     
         i.    Peserta didik dapat mensketsa grafik fungsi. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
         j.    Peserta didik dapat menggunakan turunan dalam perhitungan kecepatan dan percepatan. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
         k.   Peserta didik dapat menentukan limit fungsi bentuk tak tentu. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);
          l.   Peserta didik dapat menentukan penyelesaian dari model matematika yang berkaitan dengan masalah maksimum dan minimum. (nilai yang ditanamkan: Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras. Disiplin. Demokratis);         
        
KEGIATAN BELAJAR      : 
       I.      Judul sub kegiatan belajar :
1.      Pengertian Turunan Fungsi
2.      Rumus-rumus Turunan Fungsi
3.      Turunan Fungsi Trigonometri
4.      Dalil Rantai
5.      Garis Singgung
6.      Fungsi Naik dan Turun
7.      Menggambar grafik fungsi

    II.      Uraian materi dan contoh

PENGERTIAN TURUNAN FUNGSI
Definisi turunan : Fungsi f : x y atau y = f (x) mempunyai turunan yang dinotasikan y’ = f’(x) atau   dy  =  df(x) dan di definisikan :
                                                dx        dx
y’  =  f’(x)  =  lim    f(x + h) – f(x)  atau   dy = lim    f (x +x) – f(x)
                       h0          h                        dx    h0            h
Notasi kedua ini disebut notasi Leibniz.

Contoh 1:
Tentukan turunan dari   f(x) = 4x – 3
Jawab:
f(x) = 4x – 3
f( x + h) = 4(x + h) – 3
             = 4x + 4h -3

Contoh 2:
Tentukan turunan dari  f(x) = 3x2

Jawab :
           f(x) = 3x2
           f(x + h) = 3 (x + h)2
                        = 3 (x2 + 2xh + h2)
                        = 3x2 + 6xh + 3h2
Sehingga :  
           
Latihan
Dengan definisi di atas tentukan nilai turunan berikut:
  1. f(x) = 6 – 2x
  2. f(x) = 5x2 +2x

  3.  
  4.  
  5. f(x) = 2x3

RUMUS-RUMUS TURUNAN
1. Turunan f(x) = axn adalah f’(x) = anxn-1 atau = anxn-1
2. Untuk u dan v suatu fungsi,c bilangan Real dan n bilangan Rasional berlaku
a.       y = ± v → y’ = v’ ± u’
b.      y = c.u → y’ = c.u’
c.       y = u.v → y’ = u’ v + u.v’
d.     
e.       y  = un → y’ = n. un-1.u’

Contoh:
Soal ke-1
Jika f(x) = 3x2 + 4 maka nilai f1(x) yang mungkin adalah ….
Pembahasan
f(x)      = 3x2 + 4
f1(x)     = 3.2x
            = 6x

                                                       
Soal ke-2
Nilai turunan pertama dari: f(x) = 2(x)2 + 12x2 – 8x + 4 adalah …
Pembahasan
f(x)      = 2x3 + 12x2 – 8x + 4
f1(x)     = 2.3x2 + 12.2x – 8
            = 6x2 + 24x -8

Soal ke-3
Turunan ke- 1 dari f(x) = (3x-2)(4x+1) adalah …
Pembahasan
f(x)      = (3x-2)(4x+1)
f(x)      = 12x2 + 3x – 8x – 2
f(x)      = 12x2 – 5x – 2
f1(x)     = 24x – 5
Soal ke- 4
Jika f(x) = (2x – 1)3 maka nilai f1(x) adalah …
Pembahasan
f(x)      = (2x – 1)3
f1(x) = 3(2x – 1)2 (2)
f1(x) = 6(2x – 1)2
f1(x) = 6(2x – 1)(2x – 1)
f1(x) = 6(4x2 – 4x+1)
f1(x) = 24x2 – 24x + 6

Soal ke- 5
Turunan pertama dari f(x) = (5x2 – 1)2 adalah …
Pembahasan
f(x)      = (5x2 – 1)3
f1(x) = 2(5x2 – 1) (10x)
f1(x) = 20x (5x2 – 1)
f1(x) = 100x3 – 20x

Soal ke- 6
Turunan pertama dari f(x) = (3x2 – 6x) (x + 2)  adalah …
Pembahasan
f(x)      = (3x2 – 6x) (x + 2)
Cara 1:
Misal   : U   = 3x2 – 6x
              U1  = 6x – 6
              V   = x + 2
              V1  = 1
Sehingga:
f’(x)    = U’ V + U V’
f1(x)     = (6x – 6)(x+2) + (3x2+6x).1
f1(x)     = 6x2 + 12x – 6x – 12 + 3x2 – 6x
f1(x)     = 9x2 – 12
Cara 2:
f(x)      = (3x2 – 6x) (x + 2)
f1(x)     = 3x-3+6x2 – 6x3 – 12x
f1(x)     = 9x2+12x –12x – 12
f1(x)     = 9x2 – 12



    MODUL  STATISTIK DAN PELUANG,   compiled by: ENDRAWITA, S.Pd 
Latihan soal.
Tentukan turunan dari
 

TURUNAN FUNGSI TRIGONOMETRI
Dengan menggunakan definisi turunan kita bias menentukan turunan dari :
  1. f(x) = sin x
Yaitu :
        

  1.  f(x) = cos x
Yaitu :
                                                               
Jadi diperoleh rumus turunan fungsi trigonometri :
1.      a. f(x) = sin x → f’ (x) = cos x
b. f(x) = cos x → f’ (x) = - sin x
2.      a. f(x) = sin (ax + b) → f’(x) = a cos (ax + b )
      b. f(x) = cos (ax + b) → f’(x) = - a sin (ax + b )
      dan jika u suatu fungsi maka:
3.      a. f(x) = sin u → f’(x) = u’ cos u
      b. f(x) = cos u → f’(x) = - u’ sin u

Contoh :
Tentuka turunan dari:
a.       f(x) = 3 sin x + 2 cos x
b.      f(x) = sin (5x – 2)
c.       f(x) = tan x
jawab:
a. f(x) = 3 sin x + 2 cos x
    f’(x) = 3 cos x - 2 sin x
b. f(x) = sin (5x – 2)
    f’ (x)  =  5 cos (5x – 2 )
c. f(x) = tan x =
    missal : u = sin x → u’ = cos x
                 v = cos x → v’ = - sin x
   

Latihan soal :
Tentukan turunan dari fungsi berikut :


DALIL RANTAI UNTUK MENENTUKAN TURUNAN
Apabila y = f(g(x)) maka y’ = f’ (g(x)). g’(x)
Dari rumus y = f(g(x)) → y’ = f’ (g(x)). g’(x)
Jika g(x) = u→ g’ (x) =  dan f(g(x)) = f(u) → y = f(u) →  = f’(u) = f’(g(x))
Maka f’(x) = f’ (g(x)). g’(x) dapat dinyatakan ke notasi Leibniz menjadi 
                                   
Dan bentuk tersebut dapat dikembangkan jika y = f ( u(v)) maka:
 
Contoh:
Dengan notasi Leibniz tentukan turunan dari :
Jawab:
 
b.
Latihan soal :
 
GARIS SINGGUNG PADA KURVA
  








FUNGSI NAIK DAN FUNGSI TURUN



3.      Fungsi f disebut fungsi naik pada titik dengan absis a, jika f’ (a) > 0
4.      Fungsi f disebut fungsi turun pada titik dengan absis a, jika f’ (a) < 0

Contoh
Tentukan pada interval mana fungsi f(x) = x3 + 9x2 + 15x + 4 merupakan :
  1. Fungsi naik
  2. Fungsi turun
Jawab:
  







Latihan soal:

1. Tentukan pada interval mana fungsi berikut merupakan fungsi naik atau fungsi turun.
a. f(x) = x2 – 6x
b. f(x) = x3 + 4x2 – 20x + 2
c. f(x) = (x2 -1) (x+1)
2.  Tunjukkan bahwa fungsi f(x) = x3 – 6x2 + 12x + 6 tidak pernah turun.
NILAI STASIONER
 

Jenis – jenis nilai stasioner


  Fungsi ini mempunyai nilai stasioner minimum f(e) pada x = e dan titik (e,f(e))
  disebut titik balik minimum.

Contoh :
Tentukan titik stasioner dan jenisnya dari fungsi f(x) = x2 + 2x
Jawab : f(x) = x2 + 2x
             f’(x) = 2x + 2
                     = 2(x + 1)
Nilai stasioner didapat dari f’(x) = 0
             2(x + 1) = 0
                       x  = -1                                 
f(-1) = (-1)2 + 2(-1) = -1
Jadi diperoleh titik stasioner (-1,-1)

Latihan 
1. Tentukan nilai stasioner dan jenisnya pada fungsi berikut :
       
 MENGGAMBAR GRAFIK FUNGSI                           
Untuk menggambar grafik fungsi y = f(x) ada beberapa langkah sebagai berikut :
  1. Tentukan titik-titik potong grafik dengan sumbu x ( jika mudah ditentukan ), yaitu diperoleh dari y = 0.
  2. Tentukan titik potong dengan sumbu y, yaitu diperoleh dari x = 0.
  3. tentukan titik-titik stasioner dan jenisnya.
  4. tentukan nilai-nilai y untuk nilai x besar positif dan untuk x yang besar negative.
Contoh :
Diketahui persamaan y = f(x) = 3x – x3, tentukan :
  1. Tentukan titik potong dngan sumbu x dan sumbu y.
  2. Nilai stasioner dan titik stasioner.
  3. Nilai y untuk x besar positif dan untuk x besar negative.
  4. Titik Bantu
Jawab:

b. Syarat stasioner adalah : f’ (x) = 0
                                         f’ (x) = 3 – 3x2 
                                         ↔ 3 (1 - x 2)
                                         ↔ 3 (1 – x) (1 + x)
                                                 x = 1,  x = -1
    untuk x = 1, f(1) = 3(1) – (1)3
     x = -1, f(-1) = 3(-1) – (-1)3 = -2
    nilai stasionernya : y = 2 dan y = -2
    titik stasioner : (1,2) dan (-1,-2)  

c. y = 3x – x2 , untuk nilai x besar maka bilangan 3 dapat diabaikan terhadap x, sehingga y = -x3. Jika x besar positif maka y = besar negative dan jika x besar negative maka y besar positif.

      



     



        MODUL  STATISTIK DAN PELUANG,   compiled by: ENDRAWITA, S.Pd




    DAFTAR PUSTAKA


    Kuntarti Kurnianingsih, Sulistyono. Matematika SMA dan MA 1A.
    ESIS Erlangga. 2007
    LKS  Simpati SMA.  Matematika Untuk Kelas XI Program IPA Semester 1 & 2.
     CV GRAHADI.Surakarta.
    LKS Simpati SMA Matematika Untuk Kelas X Semester 1 & 2.
    CV GRAHADI.Surakarta.
    Perangkat Pembelajaran SMA / MA. Mata Pelajaran Matematika Kelas X – XII Semester 1 & 2. CV. AZZAHRA. Jakarta.
    Sartono Wirodikromo, 2006. Matematika untuk SMA Kelas X, Penerbit Erlangga. Jakarta.
    Suwah,Sembiring,  dkk. Matematika Bilingual untuk SMA/MA Kelas X Semester
    1 dan 2. Yrama Widya. 2008
    Tampomas, Husein. Seribu Pena Mateamtika SMU Kelas 1. Erlangga. 1999

    Willa Adrian Soekotjo Loedji. 2009. Matematika Bilingual Untuk SMA Kelas XI IPA Semester 1&2. CV. Yrama Widya. Bandung.










                 MODUL  STATISTIK DAN PELUANG,   compiled by: ENDRAWITA, S.Pd

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar